Workshop Penyusunan PKM 2019

Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan melakukan berbagai hal untuk menumbuh kembangkan inovasi dan kreativitas mahasiswa di Indonesia. Kemahasiswaan melakukan berbagai perubahan, termasuk pemanfaatan teknologi informasi berbasis web untuk pelaksanaan Program Kreativitas Mahasiswa dan penambahan kategori baru. Upaya menumbuhkan kreativitas dan inovasi mahasiswa merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam membentuk karakter dan keterampilan berpikir serta bertindak mahasiswa. Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diluncurkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi pada tahun 2001 merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan, mewadahi, dan mewujudkan ide kreatif serta inovatif mahasiswa. PKM memberikan dampak terhadap peningkatan prestasi mahasiswa dan prestasi perguruan tinggi dalam pemeringkatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Sejak diluncurkannya, PKM memperoleh respon positif, baik di kalangan mahasiswa maupun pimpinan perguruan tinggi. Hal ini tercermin dari bertambah banyaknya jumlah perguruan tinggi yang berpartisipasi dan proporsal yang diunggah mahasiswa. Dalam upaya mengakomodasi perkembangan ide kreatif dan inovatif mahasiswa, PKM terus dikembangkan dan disempurnakan sehingga mahasiswa mampu mengantisipasi, memahami bahkan berkontribusi untuk mewujudkan tujuan kehidupan dunia yang dicanangkan PBB dalam 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) tahun 2015-2030. PKM juga dirancang untuk mengadopsi teknologi digital yang telah merasuki nyaris di semua sendi kehidupan, oleh karena itu, mulai tahun 2019 diperkenalkan satu bidang baru PKM yaitu PKM-GFK atau PKM-Gagasan Futuristik Konstruktif. Dengan hadirnya bidang PKM-GFK, maka pada Pedoman PKM 2018 memuat tiga kategori PKM, yakni: 1) PKM 5 Bidang; 2) PKM-KT dan 3) PKM-GFK. Untuk mempermudah pemahaman perbedaan bidang-bidang PKM yang ada, dan untuk meyesuaikan dengan kondisi lingkungan, Pedoman PKM 2018 disempurnakan menjadi Pedoman PKM 2020.  
Merujuk pada program kerja yang disusun oleh Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Akademi Pariwisata Mandala Bhakti Surakarta, tahun ini mentargetkan pengiriman minimal 15 proposal PKM dengan berbagai bidang dan kategori yang dibuat oleh mahasiswa. Selanjutnya untuk mensukseskan rencana tersebut, Akademi Pariwisata Mandala Bhakti Surakarta telah menyelengarakan kegiatan workshop tentang penyusunan proposal PKM agar mahasiswa memiliki motivasi, dan gambaran serta mengetahui bagaimana cara agar tembus dan lolos sampai ke PIMNAS.
Kegiatan ini sendiri dilaksanakan pada hari selasa, 10 Desember 2019 di hall kampus Akademi Pariwisata Mandala Bhakti Surakarta. Sebagai narasumber beliau Bapak Sudiro, S.T., M.Si sengaja didatangkan oleh panitia sebagai pakar yang sangat kompeten dan sangat lama menangani tugas sebagai reviewer dan konsultan PKM. Pada acara workshop tersebut diikuti oleh mahasiswa dari berbagai angkatan dan juga dosen pendamping. Acara ditutup dengan fotobersama dan pembagian sertifikat workshop.
 
 
Category:  Berita

AKPARTA Mandala Bhakti

Jl. Ki Mangunsarkoro No. 20, Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia