Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam KKN Sobokerto Tuai Dukungan Bupati Boyolali
Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Akademi Pariwisata Mandala Bhakti tahun 2026 di Desa Sobokerto dan wilayah sekitarnya sukses mencuri perhatian masyarakat. Kehadiran mahasiswa dinilai membawa dampak positif melalui berbagai program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan warga, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Sejak penerjunan pada Senin, 20 April 2026, mahasiswa aktif melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian. Diawali dengan penyerahan mahasiswa KKN serta sosialisasi program kerja di SDN 01 Sobokerto, mahasiswa kemudian terlibat dalam pendampingan kegiatan Hari Kartini, bimbingan belajar rutin, pengajaran TPQ, hingga kegiatan pengajian bersama warga.
Dalam bidang kesehatan, mahasiswa bekerja sama dengan Puskesmas Ngemplak melaksanakan sosialisasi dan pelaksanaan PJB (Pemantauan Jentik Berkala), serta cek kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Ngancan. Sementara di bidang lingkungan dan ketahanan pangan, mahasiswa ikut belajar dan mengembangkan program biogas, penanaman taman PKK, penghijauan dengan memanfaatkan galon bekas, hingga pembuatan konsep taman balai desa. Mahasiswa juga aktif mendampingi pelaku UMKM lokal melalui pelatihan pengemasan produk, pembuatan logo, konten promosi digital, pembuatan QRIS, pendampingan ecoprint, hingga pengembangan produk stik kangkung. Kreativitas mahasiswa terlihat melalui workshop bersama ibu-ibu PKK, demo memasak, inovasi kreatif, hingga pembuatan yearbook kenang-kenangan sebagai dokumentasi pengabdian. Berbagai kegiatan sosial turut dilakukan bersama masyarakat, seperti kerja bakti bersama Karang Taruna, sosialisasi anti bullying di sekolah dasar, program edukasi bahaya narkoba, pengecatan fasilitas umum, serta kegiatan keagamaan rutin bersama warga.
Kegiatan KKN ini dikoordinir langsung oleh dosen pembimbing lapangan, Ibu Arnes Anandita, S.Pd., MM., bersama tim dosen Akademi Pariwisata Mandala Bhakti, yakni Bapak Juni Trimo Legowo, S.Kom., M.M.Par., Ibu Dra. Wahyu Ari Indriastuti, M.Par., M.Pd., Ibu Laraswati, S.Tr., M.MPar., Ibu Ambar Lestiyo Rini, S.E., M.M., Ibu Septi Wulandari, S.Si., M.Pd., Bapak Surjo Sulistijo, S.H., M.H., Ibu Tri Wahyuningsih, S.E., M.M., Ph.D., serta Bapak Lilik Krisanto, S.Sos., M.Si. Seluruh tim dosen turut berperan aktif dalam melakukan pendampingan, monitoring, serta memberikan arahan kepada mahasiswa selama pelaksanaan program pengabdian masyarakat berlangsung. Sebelum pelaksanaan KKN, tim dosen juga melakukan audiensi dan kunjungan ke Rumah Dinas Bupati Boyolali guna membahas sinergi pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat. Audiensi tersebut disambut baik oleh Ibu Bupati Boyolali, Ibu Dita Agus Irawan, yang memberikan dukungan penuh terhadap program-program pengabdian mahasiswa Akademi Pariwisata Mandala Bhakti.
Momentum KKN tahun ini juga bertepatan dengan program “PKK Menyapa”, di mana Desa Sobokerto dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, mahasiswa turut aktif membantu pelaksanaan acara dan mendapatkan apresiasi positif dari warga, perangkat desa, jajaran kelurahan, hingga Ibu Bupati Boyolali. Kebanggaan juga disampaikan oleh Ibu Lurah dan Bapak Lurah Sobokerto terhadap mahasiswa Akademi Pariwisata Mandala Bhakti. Selama dua tahun terakhir pelaksanaan KKN di Sobokerto, mahasiswa dinilai mampu menunjukkan sikap aktif, kreatif, mudah berbaur dengan masyarakat, serta memiliki inisiatif tinggi dalam menjalankan program kerja.
Menurut perangkat desa, dari banyaknya kampus yang melaksanakan KKN di wilayah tersebut, mahasiswa Akademi Pariwisata Mandala Bhakti menjadi salah satu yang paling bisa diandalkan karena mampu menghadirkan program yang nyata, bermanfaat, dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat. Bahkan pihak desa berharap agar setiap tahun Desa Sobokerto kembali mendapatkan mahasiswa KKN dari Akademi Pariwisata Mandala Bhakti. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya belajar dari masyarakat, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Program KKN diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, serta melahirkan generasi muda yang peduli, kreatif, inovatif, dan siap mengabdi untuk kemajuan daerah.
-Tim Humas AMBS-